Andharu’s Weblog

Remaja Peduli Lingkungan

September 22, 2008 · & Komentar

Seiring berjalannya “era Globalisasi”, kita para remaja penerus banngsa semakin tersihir oleh kecanggihan tekhnologi dan dri sekian banyak kemudahan yang ditawarkan, seringkali kita tk menyadari pengruhnya terhadap lingkungan. Sebagai contoh adalah alat transportasi yang sering dikendarai para pelajar, walau terkadang harus berurusan dengan polisi. Kendaraan berbahan bakar bensin ini cukup banyak kita jumpai sehari-hari diberbagai tempat. Padahal setiap kubik gas CO ( Karbon Monoksida ) dapat mengganggu lingkungan. Pengaruhnya yang merusak lingkunga, padahal dari mereka sendiri ( para remaja ) sebagian besar banyak yang tahu apa akibat dari semua ini.

Sebagai remaja yang baik, kita juga harus mampertimbangkan dengan bijaksana setiap langkah yang kita ambil, terutama yang berkaitan dengan nasib lingkungan disekitar kita. Pertimbangan dari kita akan membantu mamperbaiki lingkungan yang sudah tak karuan ini.

Pada saat ini sering kita lihat remaja seusia kita terutama remaja lelaki, merekasering sekali menghabiskan waktunya untuk bermain dan merokok, dan ” Merokok” inilah yang menyebabkan para remaja kecanduan. Pada satu sisi mereka senang atas apa yang dilakukan, tapi disisi lain tindakan merka ini justru merugikan orang yang ada disekitarnya. Orang lain akan merasa terganggu dengan asap yang dihasilkan dari rokok tersebut, dan lingkungan akan tercemar karena sisa-sisa batang rokok yang seringkali dibuang tidak pada tempatnya.

Remaja juga dapat membentuk organisasi peduli lingkungan, yang mana pad kegiatan ini para remaja dapat mengadakan berbagai macam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan disekitar kita. Dapat dimulai dari hal yang terkecil, seperti membiasakan pada ddiri kita masing-masing agar membuang sampah pada tempatnya. Karena, kebiasaan kecil yang sering dilakukun berulang-ulang maka akan menjadi besar.
Pemanfaatan limbah juga dapat membantu menyelamatkan lingkungan. Khususnya bagi remaja, limbah-limbah organik dapat dijual pada petani. Jadi para petani tidak perlu membeli pupuk produk luar negeri dengan harga yang cukup mahal. Karena, petani dapat membeli pupuk dari hasil olahan para remaja penerus bangsa dengan harga yang terjangkau.

Untuk para remaja, cukup dengan memanfaatkan apa-apa yang tidak bermanfaat disekitar kita, menjadi hal yang dapat bermafaat bagi kita semua.

Kategori: sosial · umum
Ditandai:

2 tanggapan so far ↓

Tinggalkan sebuah Komentar